YTI Al-Falah — Yayasan Tarbiyah Islamiyah Al-Falah

Berita

BerandaBeritaParagon Corp Bersama KPJ Institut Menggelar Pelatihan Pemuliaan Jenazah
Paragon Corp Bersama KPJ Institut Menggelar Pelatihan Pemuliaan Jenazah
Berita

Paragon Corp Bersama KPJ Institut Menggelar Pelatihan Pemuliaan Jenazah

Irfan Hasuki31 Oktober 2026Masjid Al-Falah dan LYADibaca 18 kali
Bagikan:

YTI-ALFALAH.ID Paragon Corp bekerjasama dengan KPJ (Kuliah Pemulia Jenazah) Institut Manajemen Kematian, menyelenggarakan Pelatihan Pemuliaan Jenazah yang bertajuk "Memahami dan Mempraktikkan Pengurusan Jenazah Sesuai Syariat Islam" di Paragon Community Hub, Sabtu (31/10/2026). Masjid Jami Al-Falah mengirimkan 1 perwakilannya, Yuli Setiawaty, untuk mengikuti pelatihan ini.

Pelatihan ini menghadirkan pembicara Dr. (H.C.) Rusmono Hy, S.Pd.I, Founder & Ketua KPJ Institut Manajemen Kematian, Pembina Ikatan Persaudaraan Pemulia Jenazah Indonesia (IPPJI), Masjid Raya Pondok Indah.

Dalam pemaparannya, Dr. Rusmono menjelaskan tentang 4 kewajiban utama umat Muslim terhadap jenazah Muslim, yaitu: Memandikan, Mengafankan, Menshalatkan, dan Menguburkan. Beliau juga menegaskan bahwa hukum mengurus jenazah adalah Fardhu Kifayah, yaitu kewajiban yang bersifat kolektif.

"Kewajiban ini dianggap sudah terpenuhi bila di dalam suatu wilayah ada beberapa orang yang melakukannya. Namun jika tidak ada yang menjalankannya, maka semua orang di wilayah tersebut ikut berdosa," jelas Dr. Rusmono.

Ia juga meluruskan pemahaman yang keliru di masyarakat terkait Fardhu Kifayah. "Selama ini kita berkesimpulan bahwa Fardhu Kifayah itu bila sudah ada yang mengurus, maka gugurlah kewajiban yang lainnya. Kalau berhenti sampai di sini pemahaman kita, maka kita rugi besar sebetulnya," ujarnya.

Menurutnya, Fardhu Kifayah adalah kewajiban sosial yang hakikatnya adalah gotong royong. Semakin banyak yang terlibat, maka semakin cepat, mudah, dan ringan pelaksanaannya.

Dr. Rusmono juga menekankan bahwa dalam hal memandikan jenazah, kewajiban prioritas ada pada keluarganya sendiri.

Hal ini sejalan dengan sabda Rasulullah SAW: “Hendaknya orang yang paling dekat dengan kalian yang menutup jenazah jika ia mengetahui; sedang jika tidak diketahui, maka siapa saja yang dianggap memiliki sifat wara’ dan amanah.”

Acara yang disponsori oleh Paragon ini berlangsung dengan khidmat dan diikuti dengan antusias oleh peserta perwakilan dari Masjid, Musholla, Lembaga Keagamaan yang berada di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat dan Petukangan Utara Jakarta Selatan.

Dwi Lesmana Yuniarto, Head of Islamic Ecosystem Development ParagonCorp, mengatakan bahwa pelatihan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. “Peserta yang ikut saat ini 111 orang, masih ada yang ingin ikut namun kapasitasnya tidak mencukupi terpaksa kami tidak memenuhinya,” jelas Dwi Lesmana.

Yuli Setiawaty, salah satu peserta dari Masjid Jami Al-Falah, mengapresiasi pelatihan ini dengan sangat positif. “Sebelumnya saya merasa seram kalau mendengar memandikan jenazah. Tetapi setelah tahu ilmunya jadi tidak takut lagi,” ujarnya. “Saya ingin ada pelatihan lanjutan yang nantinya bisa diterapkan di masyarakat.”

Selain mendapatkan materi pelatihan, para peserta dibimbing untuk praktek memandikan secara langsung. Diharapkan melalui pelatihan ini, para peserta semakin memahami pentingnya ilmu pengurusan jenazah sebagai bekal dan bentuk bakti kepada sesama.