YTI Al-Falah — Yayasan Tarbiyah Islamiyah Al-Falah

Berita

BerandaBeritaMaulid LYA, KH. Bahroin H. Nasuki: Kita Harus Sopan Kepada Orangtua
Maulid LYA, KH. Bahroin H. Nasuki: Kita Harus Sopan Kepada Orangtua
Berita

Maulid LYA, KH. Bahroin H. Nasuki: Kita Harus Sopan Kepada Orangtua

Irfan Hasuki25 Agustus 2026Masjid Al - Falah dan LYADibaca 97 kali
Bagikan:

YTI-ALFALAH.ID Memperingati Maulid bersama anak yatim, tentu banyak manfaat yang akan mereka dapat. Misalnya, merasa diperhatikan dan disayang. Mereka pun akan lebih mengenal siapa sosok panutan, yakni Nabi Muhammad SAW., lewat tausiyah, dongeng, baca sholawat sehingga akan tambah mencintai. Dan ketika mereka tertawa bareng saat menyaksikan dongeng, tersenyum bareng saat menerima santunan, kesedihan mereka berkurang dan mereka merasa tak sendirian.

Sementara untuk panitia penyelenggara, donatur, mereka akan mudah mendapat ridho Allah. Hadits Riwayat Imam Bukhori: Dari Sahl bin Sa'd, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Aku dan orang yang menanggung anak yatim di surga seperti ini." Beliau berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, serta merenggangkan keduanya sedikit. Dengan demikian do’apun menjadi lebih mudah qobul. Selain itu, hati pun menjadi lembut. Saat membagikan hadiah untuk anak yatim, maka akan membuat hati yang keras menjadi luluh. Dan banyak lagi.

Selasa, 25 Agustus 2026, Lembaga Yatim Al-Falah (LYA), memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW., bersama anak-anak yatim asuhan LYA. Hadir pada acara tersebut, H. Ahmad Farid, RS., Ketua Umum Yayasan Tarbiyah Islamiyah Al-Falah (YTIA), H. Sofyan Mashud, Pembina LYA, KH. Bahroin Nasuki, KH. Ahmad Bayadho, SQ., pengurus LYA, juga beberapa orang wali yatim. Tema Maulid kali ini adalah “Meneladani Akhlak Rasulullah dengan Berbakti Kepada Orangtua.”

Ketua Umum YTIA, H. Ahmad Farid, RS., sedang memberikan sambutan pada acara maulid di LYA

Yang memberikan tausiyah pada peringatan maulid kali ini adalah KH. Bahroin H. Nasuki. Dalam tausiyahnya ia mengatakan bahwa kita harus sopan kepada orangtua, jangan bersuara tinggi saat berbicara kepadanya. Sebab hal ini tidak disukai oleh Allah dan Rosulnya. Rosulullah tidak mengajarkan hal seperti itu. “Kita harus bermuka manis, tersenyum kepada orangtua kita,” jelas Bahroin. Dengan begitu orangtua kita akan senang melihatnya. Kemudian, Bahroin pun menegaskan, kita juga perlu bersikap sopan kepada orangtua teman-teman kita.

Dalam peringatan maulid ini, seperti biasa, LYA pun memberikan santunan kepada para anak yatim berupa uang, snack, juga makanan. “Ada sekitar 105 anak yatim yang hadir di sini dan kami santuni,” ucap Ahmad Haromain, S.S, Ketua LYA. Dalam sambutannya ia menyatakan ucapan terimakasih sebesar-besarnya kepada YTIA, para donatur, unit sekolah, pengurus LYA, yang sudah membantu sehingga acara ini terlaksana dengan baik. “Kepada anak-anak (yatim) diharapkan memanfaatkan keberadaan LYA dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Peringatan maulid LYA kali ini dimeriahkan oleh penampilan grup Hadroh Burdatul Mustofa pimpinan Ustadz Ahmad Lutfi. “Kami sengaja mengundang grup hadroh ini supaya anak-anak tertarik untuk belajar hadroh. Sebab tim hadroh sebelumnya sudah lulus sekolah jadi perlu ada pembibitan baru,” terang Haromain menutup sambutannya.