
YTIA Bakti Sosial di Pondok Pesantren Al-Irsyadiyah
Manusia itu makhluk sosial, tidak bisa hidup sendirian. Dr. Martin Seligman, bapak psikologi positif, mengungkapkan "Salah satu dari 5 pilar kebahagiaan manusia adalah Relationships. Dan hubungan yang paling sehat lahir dari kepedulian."
Manfaatnya, didapat oleh yang memberi dan yang menerima. Si pemberi, otak dan mentalnya lebih sehat. Sebuah penelitian dari Harvard Medical School, seseorang yang rutin bantu orang lain, ia kan punya hormon stres kortisol lebih rendah, dan resiko depresi turun. Sebab saat memberikan bantuan, otak megeluarkan hormon oksitosin dan dopamin yang membuat perasaan jadi tenang dan bahagia. Dan ada ungkapan, "Orang yang paling bahagia bukan yang paling kaya. Tapi yang merasa hidupnya berguna buat orang lain."
Nah untuk yang dibantu, tentu kebutuhannya terpenuhi. Misalnya, saat bakti sosial kita serahkan sembako. Cocok untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka juga merasa dihargai dan diakui keberadaannya sehingga harga diri dan harapannya meningkat. Nah, ini yang penting, biasanya orang yang suka ditolong maka ia cenderung menolong orang lain. Semacam efek domino.
Demi mengimplementasikan kepedulian sosial kepada masyarakat, pada Sabtu lalu (22/08/2026), Yayasan Tarbiyah Islamiyah Al-Falah (YTIA) melaksanakan Bakti Sosial di Pondok Pesantren Al-Irsyadiyah, Cibeteung, Bogor, Jawa Barat. Ini adalah program rutin yang dilakukan oleh YTIA, di setiap penyambutan Tahun Baru Islam, termasuk penyambutan Tahun Baru Islam 1448 H ini.
Sumbangan yang diberikan berupa paket sembako sebanyak 62 paket dan uang. Ketua Umum YTIA, H. Ahmad Farid, RS., menyerahkan langsung sumbangan dan diterima oleh Ustadz H. Ahmad Farid bin KH. Abdul Hadi pimpinan pondok pesantren Al-Irsyadiyah. Ketua Umum YTIA berharap, dengan secara kontinyu melakukan baksos di pesantren ini mudah-mudahan bisa menjaga tali silaturahmi. Hal ini dibalas oleh Ustadz Farid dengan ucapan terimakasih yang sangat besar atas perhatian yang selalu diberikan kepada pondok pesantren Al-Irsyadiyah.
Usai penyerahan bakti sosial, kemudian pengurus YTIA, para guru, dan pengurus Pondok Pesantren Al-Irsyadiyah berziarah ke makam KH. Abdul Hadi bin Abdul Rahman yang lokasinya masih berada di dalam komplek pesantren. Ikatan YTIA dengan KH. Abdul Hadi sangat kuat. Sebab pendiri Pondok Pesantren Al-Irsyadiyah ini, dulu pernah pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah saat pertama kali berdiri beberapa tahun lalu.

