
SEMAKIN AKUR DENGAN LIWETAN BARENGAN
Makan bersama, duduk bersama, kemudian ngobrol bareng, terasa sangat seru dan mengasyikkan. Suasana pun cair sehingga keakraban bisa terjalin lebih harmonis.
Mau seperti itu? Ayok kita makan bareng seperti yang dilakukan guru-guru di SDI Al-Falah I beberapa waktu lalu. Para guru dan karyawan mulai membiasakan makan bareng, lesehan, biasa disebut liwetan supaya di antara guru dan karyawan menjadi lebih akrab sehingga rasa persaudaraan semakin kuat.
“Biasanya kami melakukannya setiap sehabis senam bersama,” Ujar Nurmillah, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah SDI Al-Falah I. “Jadi awalnya para murid senam bersama, kemudian diakhiri makan bersama. Itu murid-murid saja yang makan bersama,” jelas Nurmillah. Kemudian ada inisiatif dari beberapa guru untuk ikut makan bersama juga. “Lalu setiap guru diminta membawa makanan dan lauk masing-masing.”
Momen liwetan dan makan bersama ini biasanya dilakukan di hari terakhir pelaksanaan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), menjelang pelaksanaan ASTS (Asesmen Sumatif Tengah Semester), ASAS (Asesmen Sumatif Akhir Semester), dan ASAT (Asesmen Sumatif Akhir Tahun). “Jadi dalam setahun ada empat kali, kecuali kalau bertepatan dengan bulan puasa kami tidak melakukanya,” jelas Nurmillah.
Untuk tahun ini, liwetan baru dilaksanakan 2 kali. Nurmillah berharap semoga pelaksanaan makan bersama bisa berlangsung terus sehingga keakraban di antara guru dan karyawan semakin kuat dan mereka betah berada di tengah keluarga besar SDI Al-Falah I.
Liwetan sambil lesehan, deprokan, makanan beralas daun pisang, selain menambah keakraban, makan pun semakin nikmat.
Penulis : Irfan Hasuki

