
Maulid di Masjid Jami Al-Falah: Bertambah Cinta Kepada Rosulullah dengan Pembacaan Qasidah Al-Burdah Bersama-sama
YTI-ALFALAH.ID Tujuan utama memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW., adalah untuk lebih mengenal kepribadian dan akhlak Rasulullah. Kemuliaan sifat dan perilakunya diharapkan menjadi teladan bagi mereka yang hadir. Sehingga nantinya kita bisa menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, di peringatan maulid, kerapkali diceritakan sifat Rosulullah yang jujur, amanah, dapat dipercaya, dan selalu menyampaikan hal-hal yang baik.

Ada satu kisah, Muhammad bin Sa'id bin Hammad bin Muhsin bin Abdullah as-Shanhaji Al-Bushiri, lebih dikenal dengan nama Imam Al-Bushiri. Karena begitu cintanya kepada Rasulullah, ia membuat Syair Qasidah Al-Burdah yang berisi puji-pujian kepada Rasulullah. Ia ciptakan saat dirinya lumpuh karena stroke. Suatu malam, ia bermimpi didatangi Rosulullah. Ia melihat dan mendengar Rosulullah membacakan syair-syair Qasidah Al-Burdah yang ia ciptakan. Setelah selesai, Rosulullah mengalungkan Burdah atau selendang kepada Imam Al-Bushiri.
Saat bangun, Imam Al-Bushiri terheran-heran karena ia bisa menggerakkan semua anggota tubuhnya kembali. Ia merasakan kesembuhan total. Lalu ada bekas kalungan selendang di tubuhnya. Inilah mukjizat yang luar biasa karena rasa cintanya yang begitu tinggi kepada Rosulullah penyakitnya sembuh. Itulah kenapa syair 160 bait yang ia ciptakan dinamakan Qasidah Al-Burdah (Selendang). Saat ini, Qasidah Al-Burdah dibacakan di seluruh dunia pada peringatan maulid Nabi Muhammnad SAW., isra mi’raj, di majelis-majelis ilmu. Dan Imam Al-Bushiri selalu dikenang oleh banyak kaum muslimin dengan karya Qasidah Al-Burdahnya.

Demi meningkatkan kecintaan kita kepada Rosulullah juga ketaqwaan kepada Allah SWT., Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Jami Al-Falah, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu, 27 Agustus 2026. Spesial pada maulid kali ini adalah membaca Qasidah Al-Burdah secara bersama-sama yang dipimpin oleh KH. Ahmad Bayadho SQ., bersama tim Hadroh Jamiyah Al-Falah. “Kita baca Al-Burdah bersama-sama jamaah yang hadir,” jelas Ahmad Bayadho, yang juga menjabat Ketua I BKM Masjid Jami Al-Falah.
“Qasidah Al-Burdah ini adalah syair yang berisi pujian-pujian kepada Rasulullah,” jelas KH. Very Aziz, Lc., M.Si., Ketua Umum BKM Masjid Jami Al-Falah, pada sambutannya. Ia berharap dengan peringatan maulid ini dan membaca Al-Burdah bersama-sama, kecintaan kita kepada Rosulullah semakin kuat. Sosok Imam Al-Bushiri adalah ulama dan juga sastrawan yang sangat mencintai Rosulullah. Karena kecintaannya itu derajatnya diangkat oleh Allah dan hingga saat ini masih terus dikenang dan dihormati. “Karyanya inilah yang nanti kita bacakan pada peringatan maulid di Masjid Jami Al-Falah,” tandas Very Aziz.

Setelah pembacaan riwayat Imam Al-Bushiri oleh Irfan Hasuki dan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh Ustadz Farhan Muhammad, selanjutnya adalah acara inti, pembacaan Qasidah Al-Burdah. Jika biasanya di acara maulid pembacaan rawi tidak dibaca seluruhnya, dipilih bab tertentu saja mengingat panjangnya bait, maka di peringatan maulid di Masjid Jami Al-Falah dibaca seluruhnya. “Waktu pembacaan Qasidah Al-Burdah tadi sekitar 2 jam,” ujar Ustadz Ahmad Kayis, Ketua II BKM Masjid Jami Al-Falah. Dimulai sekitar pukul 20.30, selesai menjelang pukul 23.00. Semua jamaah diberikan buku Qasidah Al-Burdah supaya mereka ikut bersama-sama mebacakan syair-syairnya.

Al-Kawakib Ad-Durriyah Fi Madh Khairil Bariyah, atau kita mengenalnya dengan Qasidah Al-Burdah terdiri dari 160 bait. Ditulis oleh Imam Al-Bushiri sekitar tahun 660 H di daerah Iskandariyah, Mesir. Ada 10 pasal di dalamnya: 1. Al-Gharaz was Syakwa wal Gharamil Awwal berisi tentang kerinduan dan keluh kesah cinta. 2. At-Tahdzir min Nafsi wal Hawa tentang peringatan dari hawa nafsu. 3. Fi Madhi Sayyidil Mursalin tentang pujian kepada pemimpin para Rasul. 4. Fi Maulidihi tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW. 5. Fi Mu'jizatihi tentang mukjizat Nabi. 6. Fi Syarafi Qur'anihi tentang kemuliaan Al-Qur'an. 7. Fi Isra' wal Mi'raj tentang perjalanan Isra Mi'raj Rasulullah. 8. Fi Jihadi Nabi tentang perjuangan Nabi. 9. Fit Tawassul bi Nabiy tentang bertawassul kepada Nabi. 10. Al-Munajat wa 'Ardul Hajat tentang munajat dan permohonan hajat.

